Time schedule pada proyek konstruksi dapat dibuat dalam bentuk
- Kurva S
- Bar chart
- Network planning
Desain Rumah murah kok cuman Rp 10.000 /m2 anda sudah dapat denah lay out rumah sehat dan hemat energi listrik ayo segera pesan bersama kami..
![]() |
rumah minimalis modern |
![]() |
rumah pojok minimalis modern |
![]() |
rumah modern dengan taman dalam |
![]() |
rumah modern dengan tema alami |
![]() |
rumah unik hemat energi |
![]() |
rumah modern tropis |
schedule harian, schedule mingguan, bulanan, tahunan atau waktu tertentu.
Pembuatan time schedule dengan bantuan "software" seperti ms project. Tujuan atau manfaat pembuatan time schedule pada sebuah proyek konstruksi antara lain:
Pedoman waktu untuk pengadaan sumber daya manusia yang dibutuhkan.
- Pedoman waktu untuk pendatangan material-bangunan yang sesuai dengan item pekerjaan yang akan dilaksanakan.
- Pedoman waktu untuk pengadaan alat – alat kerja.
- Time schedule juga berfungsi sebagai alat untuk mengendalikan waktu pelaksanaan proyek.
- Sebagai tolok tanah"target=" pencapaian target waktu pelaksanaan pekerjaan.
- Time schedule sebagai acuan untuk memulai dan mengakhiri sebuah kontrak kerja proyek konstruksi.
- Sebagai pedoman pencapaian progress pekerjaan setiap waktu tertentu.
- Sebagai pedoman untuk penentuan batas waktu denda atas keterlambatan proyek atau bonus atas percepatan proyek.
- Sebagai pedoman untuk mengukur nilai suatu investasi
Untuk dapat menyusun time schedule atau jadwal pelaksanaan proyek yang baik dibutuhkan:
- "gambar" kerja proyek
- Rencana anggaran biaya pelaksanaan proyek
- Bill of Quantity ( BQ ) atau daftar volume pekerjaan
- Data lokasi proyek berada
- Data sumberdaya meliputi material, peralatan, sub kontraktor yang tersedia disekitar lokasi pekerjaan proyek berlangsung.
- Data sumber daya material, peralatan, sub kontraktor yang harus didatangkan ke lokasi proyek.
- Data kebutuhan tenaga kerja dan ketersediaan tenaga kerja yang di butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan.
- Data cuaca atau musim di lokasi pekerjaan proyek.
- Data jenis transportasi yang dapat digunakan disekitar lokasi proyek.
metode-kerja" yang digunakan untuk melaksanakan masing-masing item pekerjaan.
Data kapasitas produksi meliputi peralatan, tenaga kerja, sub kontraktor, material
Data keuangan proyek meliputi arus kas, cara pembayaran pekerjaan, tenggang waktu pembayaran progress dll. sumber (ilmusipil.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar